29 Buku di 2019

Terakhir kali menulis tentang ‘daftar’ dan ‘angka’ satu tahun yang lalu a.k.a tahun 2018, yang mana semuanya tentang Korea, sekarang a.k.a tahun 2019—siapa sangka—saya, jadi, KPopers. Anggaplah ini doa, karena kata-kata adalah doa, sekarang saya mau menulis segala sesuatu tentang buku—setelahnya mari kerahkan seluruh daya upaya dan tenaga untuk merealisasikan mimpi, ng, sebutlah itu membuat, menulis, merilis, menerbitkan, buku di tahun depan a.k.a 2020. Continue reading

Apa yang Terjadi Setelah Menonton Joker

Dalam mimpi paling liar sekalipun, saya tidak pernah menyangka akan menonton ‘Joker’, di bioskop. Apalah biasanya juga nunggu rilisan bioskop online versi HD yang baru keluar beberapa bulan kemudian. Tapi memang harus saya akui, film ini menarik sejak trailer-nya. Hanya saja, waktu itu saya masih pikir-pikir sejuta kali kalau mau nonton di bioskop. Sampai kemudian tibalah hari penayangan resminya dan review orang-orang mulai bertebaran di timeline.

I can’t resist! Continue reading

Expecto Patronum

Selama sekian tahun mengikuti dunia sihir Harry Potter, baru sekarang saya paham apa makna tersembunyi di balik mantra patronus, yang mana berbunyi ‘expecto patronum’. Ini sekaligus menyadarkan kembali, betapa lemotnya saya. Mungkin, ya, mungkin, selamanya saya memang ditakdirkan untuk tertinggal, ketinggalan, ditinggalkan. Ingin ku lari ke hutan, belok ke pantai. Tetapi kemudian kata-kata seperti ‘lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali’, sudah lebih dari cukup untuk menenangkan diri saya sendiri.

Oke, balik ke mantra patronus, Continue reading

BERBAGI ADALAH BERBAGI ADALAH BERBAGI

Kalau di sini kamu berharap menemukan kisah ajaib tentang berlipatgandanya kekayaan setelah bersedekah, maaf saya tidak punya. Kalau di sini kamu berharap menemukan kisah menyentuh tentang kedermawanan konglomerat yang royal membelanjakan hartanya untuk kegiatan amal di mana-mana, maaf saya juga tidak punya. Kalau di sini kamu berharap menemukan kisah mengharu-biru tentang kaum miskin papa tapi rela memberikan satu-satunya koin yang ia punya untuk membantu orang lain yang lebih membutuhkan, sekali lagi maaf saya juga tidak punya.

Harap maklum, saya memang tidak punya apa-apa. Namun demikian, saya tetap ingin berbagi cerita. Sebab, ya, jangan takut berbagi, kan?

Jadi begini, Continue reading

Unpopular Opinion #1

Tulisan ini berangkat dari keresahan saya yang hampir selalu tidak berani berpendapat, yang hampir selalu cenderung mengiyakan opini orang lain, yang hampir selalu ikut-ikutan tren, yang hampir selalu butuh membaca/melihat/mengamati karya penulis/seniman/crafter lain untuk menulis/menggambar/membuat kerajinan tangan. Akankah saya selalu mengekor begini  terus sampai akhir hayat nanti? Continue reading

Hujan dan Kemarau

Dulu, kalau disuruh memilih, saya lebih suka musim kemarau daripada musim hujan. Alasannya sederhana, suara angin musim kemarau itu syahdu. Saat siang-siang, entah bagaimana suara anginnya seperti membawa saya terbang ke Jepang. Mungkin saya kebanyakan nonton film Jepang, yang mana hampir selalu ada sesi musim panasnya dengan suara angin dan kumbang yang khas itu. Saat malam-malam, suara anginnya seperti lagu yang meninabobokan. Sampai-sampai saya berharap selamanya adalah malam musim kemarau. Continue reading