Movie Soundtrack Terbaik Versi Saya Part 1

Merasa frustasi. Karena kehilangan mood menulis tentang film yang membahagiakan. Kan nggak seru nulis yang bahagia tapi ekspresinya berkerut-kerut. Maka kali ini saya mau bicara tentang musik saja. Musik-musik yang mengiringi jalannya cerita dalam film a.k.a original soundtrack alias OST. Musik.

Music is the literature of the heart, it commences where speech ends

Demikian kata Alphonse de Lamartine. Sedang malas googling, sepertinya ia adalah seorang seniman, cuma sempat baca sekilas di wikipedia bagian deskripsi awal. Katanya Bapak Alphonse ini disebut sebagai writer, poet, politician, dan bawa-bawa kata instrumental. Siapapun dia, saya sepakat. Saya juga sepakat dengan Tulus yang pernah berkata di Majalah Speak bahwa lagu berdurasi lima menit bisa merangkum peristiwa selama satu tahun. Maka musik bagi film adalah ibarat garam bagi sayur. Sudah lebay belum perumpamaannya? Ha! Nah, dari beberapa film yang pernah saya tonton, ini beberapa lagu OST yang saya sukai. Mungkin beberapa bakal cewek banget sih, tapi hope you like it too, lah!

Satu

Seperti yang telah saya ceritakan di postingan sebelumya, Ashita Hareru Kana dalam film—tepatnya dorama—Proposal Daisakusen adalah lagu favorit saya. Suara Kuwata Keisuke ini bapak-bapak banget, tapi asik, kok. Menariknya lagi, ada bagian koor anak-anak dalam lagu ini. Biasanya lagu ini diputar di akhir episode dan versi instrumentalnya banyak mengiringi jalannya cerita.

Dua

OST drama korea, ha! Dari Reply 1994, Happy Me yang dinyanyikan oleh Lim Kim. Seingat saya, lagu ini pertama diputar ketika tokoh utamanya berkencan untuk pertama kali. Lagunya Manis banget, beneran! Berasa melayang, gitu. Dasar cewek!

Tiga

Masih drama korea. Kali ini dari Kill Me Heal Me, Hallucination yang dinyanyikan oleh Jang Jae In dan Nashow. Saat mendengarkan lagu ini saya teringat dengan si paman ganteng, Ji Sung yang keren banget aktingnya di drama ini. Si paman ganteng berperan jadi orang berkepribadian ganda, multiple, sih tepatnya, soalnya sampai tujuh kepribadian. Kalau dalam istilah kedokteran disebut D.I,D. Eh, kok jadi bahas dramanya, sih. Nih, lagunya!

Empat

Balik lagi ke Jepang. Ini ada OST film Kimi Ni Todoke dengan judul lagu yang sama. Penyanyinya adalah Flumpool, semacam grup band tenar di sana sepertinya. Lagu ini muncul tepat di akhir film. Ini dapat video klipnya setelah searching dengan menggunakan huruf Jepang.

Lima

Loncat ke Bollywood. Ha! Iya, ngaku, iya. Saya suka film-film India. Ingat lho ya, film, bukan serial. Ini ada Bahara dari I Hate Luv Storys. Lagunya bagus, berasa berbunga-bunga. Videonya unik karena menggabungkan banyak adegan film Bollywood yang ikonik. Film ini memang menceritakan tentang cinta di kalangan sineas. Singkatnya sih, cinlok saat kerja bareng bikin film. Nah, sutradara filmnya adalah spesialis film cinta yang nge-hits macam Kabhi Khusi Kabhi Gham, Mohabbatein, Rabne Bana Di Jodi, apa lagi ya? Seringnya film Bollywood, kan, pakai judul panjang, jadi susah diingat.

Sudah, itu dulu kali ini. Kamu tahu benang merahnya tidak? Jadi, di movie soundtrack terbaik versi saya pada bagian satu ini berasal dari film-film Asia. Bollywood juga Asia, kan? Lah, Indonesia? Nanti ada bagian sendiri. Sekian.

Henny

Advertisements

2 thoughts on “Movie Soundtrack Terbaik Versi Saya Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s